SEJARAH DESA KOLLA
Asal Usul Nama Desa Kolla
Desa Kolla merupakan salah satu desa yang memiliki cerita dan tradisi yang berkembang secara turun-temurun di tengah masyarakat. Salah satu cerita yang hingga saat ini masih dikenal oleh masyarakat setempat adalah mengenai asal usul nama Kolla, yang berkaitan dengan keberadaan dua buah kolam besar yang berada di wilayah Desa Kolla, tepatnya di Dusun Promaan, tidak jauh dari kawasan Balai Desa Kolla.
Menurut cerita yang berkembang secara turun-temurun di masyarakat, pada zaman dahulu terdapat dua kolam besar yang memiliki kondisi alam yang masih sangat asri. Lingkungan di sekitar kolam dipenuhi pepohonan dan tumbuhan, dengan suasana yang tenang serta sumber air yang cukup melimpah. Keadaan tersebut menjadikan kawasan kolam sebagai salah satu tempat yang dianggap istimewa oleh masyarakat pada masa itu.
Dalam cerita masyarakat setempat, kedua kolam tersebut konon dipercaya sebagai tempat yang sering disinggahi oleh para bidadari. Masyarakat dahulu meyakini bahwa pada waktu-waktu tertentu, terutama ketika suasana di sekitar kolam sedang sepi, bidadari turun ke bumi untuk mandi dan menikmati suasana di sekitar kolam tersebut.
Cerita tentang keberadaan bidadari tersebut kemudian berkembang dari satu generasi ke generasi berikutnya. Meskipun cerita tersebut merupakan bagian dari folklor atau cerita rakyat yang diwariskan secara lisan, keberadaannya menjadi salah satu bagian penting dari ingatan kolektif masyarakat Desa Kolla dalam mengenang asal-usul wilayah mereka.
Dua kolam besar tersebut kemudian menjadi penanda yang cukup dikenal oleh masyarakat. Keberadaan kolam yang berada di kawasan Dusun Promaan, dekat dengan pusat pemerintahan desa, membuat cerita mengenai tempat tersebut semakin melekat dalam kehidupan masyarakat. Dari cerita inilah kemudian berkembang kisah mengenai asal-usul penyebutan Kolla yang hingga kini menjadi nama desa.
Seiring berjalannya waktu, kawasan Desa Kolla mengalami perkembangan. Masyarakat mulai menetap dan membangun kehidupan sosial di berbagai wilayah desa. Aktivitas pertanian, kegiatan sosial, serta hubungan antarmasyarakat berkembang dan membentuk kehidupan Desa Kolla sebagaimana dikenal saat ini.
Walaupun perkembangan zaman telah membawa berbagai perubahan, cerita mengenai dua kolam besar di Dusun Promaan tetap menjadi bagian dari cerita yang diwariskan oleh masyarakat. Bagi masyarakat Desa Kolla, cerita tersebut bukan hanya sekadar kisah masa lalu, tetapi juga menjadi bagian dari identitas dan kekayaan budaya lokal yang perlu dikenang dan dilestarikan.
Keberadaan dua kolam tersebut yang berada tidak jauh dari Balai Desa Kolla juga menjadi pengingat bahwa setiap wilayah memiliki cerita tersendiri yang terbentuk dari hubungan antara masyarakat, lingkungan alam, dan tradisi yang diwariskan oleh para leluhur.
Dengan demikian, asal-usul Desa Kolla menurut cerita yang berkembang di masyarakat berkaitan erat dengan keberadaan dua kolam besar di Dusun Promaan yang konon dahulu sering menjadi tempat persinggahan para bidadari. Cerita tersebut terus diceritakan secara turun-temurun dan menjadi salah satu bagian dari sejarah lisan serta identitas masyarakat Desa Kolla.
Sejarah Desa Kolla tidak hanya dapat dipandang dari perkembangan wilayah dan kehidupan masyarakatnya, tetapi juga dari berbagai cerita, tradisi, serta kearifan lokal yang hidup di tengah masyarakat. Oleh karena itu, cerita mengenai dua kolam besar tersebut patut dijaga sebagai bagian dari warisan cerita rakyat Desa Kolla, sekaligus menjadi pengingat akan hubungan erat masyarakat dengan lingkungan alam di sekitarnya.